Mengatasi Masalah Pemecatan Kerja di Masa Pandemi


Tidak hanya dunia kesehatan yang berkutat dengan perawatan pasien corona, banyak orang juga terkena dampak kehilangan pekerjaan selama pandemi. Pengangguran terus membenci cat di seluruh dunia. Di saat seperti ini, prioritaskan manajemen sambil menjaga pola pikir Anda tetap positif. Hanya dalam beberapa bulan, pandemi COVID-19 telah membuat banyak orang menganggur. Tidak hanya para pekerja, tetapi juga pemilik perusahaan mengalami masa-masa sulit yang sama. Ekonomi macet, kerugian tidak bisa dihindari.

Bagaimana cara mengatasi kehilangan pekerjaan?

Bukan hanya faktor keuangan yang mengkhawatirkan mereka yang kehilangan pekerjaan. Aspek kesehatan mental juga harus menjadi prioritas. Jangan pernah meremehkan ini, karena stres kehilangan pekerjaan dapat menyebabkan penyakit fisik dan mental. Beberapa cara mengatasi rasa takut kehilangan pekerjaan antara lain:

Validasi semua emosi

Di masa pandemi COVID-19 yang tidak menentu ini, wajar jika semua orang khawatir. Apakah pekerjaan saat ini masih ada? perusahaan baru kembali bekerja? apakah ada cara untuk mencari peluang bisnis lain?
Emosi apa pun yang Anda rasakan, berikan ruang jiwa Anda untuk memvalidasi. Entah itu frustrasi, ketakutan, atau apa pun, itu semua adalah emosi yang penting untuk divalidasi. Tahap pertama menerima emosi ini tidak negatif, itu sehat.

Aktivitas Fisik

Melakukan aktivitas fisik ketika Anda harus berada di rumah selama berbulan-bulan. kebosanan? Tentu saja. Namun atasi rasa bosan dan takut kehilangan pekerjaan dengan melakukan kegiatan olahraga. Sesuaikan saja apa yang Anda suka, dari yoga hingga latihan intens.

Ada banyak pilihan kelas fitnes online yang bisa diambil dari rumah. Jika Anda ingin waktu yang fleksibel, tonton saja video YouTube yang sesuai dengan preferensi Anda. Aktivitas fisik ini tidak membuat tubuh lebih bugar, tetapi juga bisa menghilangkan stres dan kecemasan yang berlebihan.

Terus mencari tempat untuk berbicara

Meski pandemi COVID-19 membatasi interaksi langsung dengan orang lain, bukan berarti Anda harus berhenti memberi tahu orang lain. Jangan ragu untuk memberi tahu orang yang Anda cintai, baik itu anggota keluarga atau teman.

Namun, jika Anda tidak yakin ke mana harus menceritakan kisah Anda, ada banyak layanan telemedicine, seperti konsultasi online dengan dokter. Layanan psikologi juga mudah diakses tanpa perlu bertemu langsung.

Membantu orang lain

Tidak berlebihan untuk mencoba membantu orang lain selama masa sulit ini karena dapat membawa Anda kebahagiaan sejati. Lihat di sekitar Anda. Anda mungkin bukan satu-satunya yang pusing karena sudah tidak ada pekerjaan.

Beginilah Tips Untuk Belanja Online Yang Pintar


Tren jual beli online semakin banyak dilakukan oleh masyarakat. Bahkan, segmennya kini tidak hanya kalangan atas, beberapa kalangan menengah ke bawah juga sudah mulai menjajaki jual beli online. Kemudahan bertindak cepat dengan memilih barang yang lebih memuaskan tanpa harus jauh-jauh ke toko menjadi alasan kuat mengapa banyak orang suka berbelanja online.

Sayangnya, tren belanja online yang meningkat ini masih belum diikuti dengan trik belanja yang cerdas dan aman. Tak heran beberapa orang masih mengalami kerugian saat melakukan transaksi belanja online. Nah, agar belanja online Anda lancar dan aman, simak tips berikut ini.

Gunakan kartu kredit

Memang, menggunakan kartu kredit bisa berbahaya karena dapat meningkatkan keinginan untuk berbelanja. Di sisi lain, penggunaan kartu kredit terbukti menjadi metode pembayaran yang tepat untuk transaksi online. Pasalnya, kartu kredit memiliki sistem perlindungan bank yang lebih kuat. Ini memperhitungkan fungsionalitas yang diperlukan untuk pemrosesan pembayaran. Sedangkan kartu debit biasanya digunakan untuk menarik uang dari ATM. Anda dapat menggunakan sistem pembayaran online yang terintegrasi dan aman seperti PayPal.

Jangan lupa untuk mengambil screenshot

Transaksi online sekarang tidak harus melihat layar laptop atau PC terlebih dahulu. Beberapa kemajuan teknologi sudah cukup untuk mendukung belanja online, jadi Anda hanya perlu menggeser jari di layar smartphone. Jangan lupa untuk screenshot setiap transaksi yang Anda lakukan. Ini adalah struk transaksi yang dapat Anda tunjukkan kapan saja tanpa harus mencetaknya.

Perhatikan keamanan telepon

Bisa dikatakan semua aktivitas online dilakukan dengan smartphone akhir-akhir ini. Update semua browser dan update secara berkala sebanyak antivirus agar tidak mengundang malware yang dapat merusak sistem smartphone dan mengganggu transaksi online Anda. Juga, jangan terlalu tergoda dengan promosi email karena bisa jadi itu adalah spam atau penipuan online lainnya.

Jangan gunakan Wi-Fi publik

Beberapa orang suka memanfaatkan WiFi gratis yang ditawarkan. Selain sebagai fasilitas umum, kecepatan internet terkadang lebih cepat dari paket data internet pribadi. Namun, jangan bertransaksi online melalui Wi-Fi terbuka. Tidak hanya mudah membawa malware, tetapi juga meningkatkan risiko peretasan kartu kredit di akun premium untuk transaksi perbankan Anda. Jadi, ayo belanja online cerdas!